BAB 4. Mengakses Internet

A. PENYELENGGARA JASA INTERNET

      ISP (Internet Service Provider) merupakan gerbang yang menghubungkan kamu dengan internet. Komputer yang kita gunakan setelah dilengkapi dengan modem melakukan dial-up ke server milik ISP. Setelah tersambung melalui media saluran telepon kita siap mengakses jaringan internet tersebut.
      Saat ini beberapa ISP di Indonesia, yaitu RADnet, Wasantara Net, Centrinnet, TelkomNet Instan, INDOSATnet, dan lain-lain. Tentu setiap provider tidak akan sama. Jadi, sebelum kita menghubungi provider tertentu, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini. Bagaimana kinerja jaringan dari provider itu, bagaimana kecepatan aksesnya, fasilitas, dan pelayanannya. Setelah kita menentukan provider tertentu, maka selanjutnya kita sebagai pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon dan layanan ISP. Besarnya beban tersebut tergantung dari lamanya kita menggunakan internet.
      Biasanya kita mengadakan hubungan dengan internet sesuai kebutuhan atau bersifat dial-up (tidak setiap saat berhubungan dengan internet) karena jika kita terus-menerus koneksi ke internet, berapa besar beban pulsa yang harus dibayar. Usahakan kita memilih provider yang menyediakan fasilitas POP (Post Office Protocol) . Fasilitas ini merupakan sarana seperti kotak pos yang akan menampung semua e-mail yang belum terbaca sejak terakhir kali berhubungan dengan internet.


B. MELAKUKAN AKSES KE INTERNET

      Ada beberapa cara yang bisa pilih untuk mengakses internet, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Sambungan langsung ke network
      Dengan cara ini, kamu dapat mengakses internet secara langsung karena komputer yang kamu pakai merupakan bagian dari jaringan yang terhubung dengan internet. Itu berarti komputer kamu memiliki alamat elektronik sendiri atau dikenal dengan istilah host internet penuh.
2. Sambungan dengan menggunakan SLIP/PPP
      Dengan cara ini kita dapat mengakses internet melalui dial-up telepon dengan menggunakan alat lain yaitu modem. Modem ini berfungsi untuk mengonversi sinyal komputer (digital) menjadi sinyal telepon (analog) dan sebaliknya mengonversi sinyal telepon (analog) menjadi sinyal komputer (digital). Selain itu, kamu juga memerlukan TCP/IP dan software SLIP atau PPP seperti Linux, Wrap, dan lain-lain.
3. Sambungan langsung ke on-line servise seperti BBS, Compuserve
      Dengan cara ini, kamu harus men-set up sebuah host internet melalui telepon dan mengadakan perjanjian dengan host internet lain yang akan bertindak sebagai titik hubungan. Kamu juga memerlukan workstation yang mempunyai program PPP dan SLIP. Workstation ini bertugas menghubungi host internet melalui jalur telepon.
      Berikut adalah salah satu contoh melakukan hubungan ke ISP (Internet Service Provider) dengan sistem operasi Windows Xp dan modem.
a. Hidupkan komputer, lalu klik tombol start pada taskbar, kemudian pilih All Programs, Accessories, Communication, lalu klik New Connection Wizard, perhatikan gambar 4.1. Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog New Connection Wizard seperti pada gambar 4.2.
Gambar 4.1 Ikon New Connection Wizard
Gambar 4.2 Kotak dialog New Connection Wizard

b. Untuk melanjutkan proses klik tombol Next, maka akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.3.
Gambar 4.3 Kotak dialog Network Connection Type

c. Tentukan pilihan jenis hubungan Connect to the Internet, lalu klik tombol Next. Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.4.
Gambar 4.4 Kotak dialog Getting Ready

d. Hubungan yang akan kamu lakukan adalah hubungan dial-up artinya tidak terus-menerus, sehingga kamu pilih Set up my connection manually, lalu klik tombol Next, selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.5.
Gambar 4.5 Kotak dialog Internet Connection

e. Karena yang menghubungkan internet adalah modem dan saluran telepon biasa, maka pada kotak dialog Internet connection kamu pilih Connect using a dial-up modem. Kemudian klik tombol Next. Selanjutnya akan muncul kotak dialog seperti pada gambar 4.6.
Gambar 4.6 Kotak dialog Connection Name

f. Pada kotak isian ISP Name, ketikkan nama provider yang kamu tuju. Misalnya provider yang akan kamu hubungi adalah Telkomnet Instan. Kemudian klik tombol Next, selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.7.
Gambar 4.7 Kotak dialog Phone Number to Dial

g. Pada kotak isian Phone number, ketik nomor telepon provider kamu misalnya 080989999, masukkan pada gambar seperti pada gambar 4.7. Kemudian, klik tombol Next, selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.8.
Gambar 4.8 Kotak dialog Internet Account Information

h. Kamu ketikkan Telkomnet@instan pada kotak isian User name, lalu pada kotak isian Password ketik telkom dan pada kotak isian Confirm password ketik lagi passwordnya.

i. Kemudian klik tombol Next, maka akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.9.
Gambar 4.9 Tampilan akhir kotak dialog New Connection Wizard

      Untuk menampilkan shortcut Telkomnet yang sudah kamu buat pada desktop, maka klik Add a shortcut to this connection to my desktop.

j. Untuk mengakhiri proses, klik tombol Finish. Sekarang, kamu sudah memiliki jalur koneksi ke ISP telkomnet instan dengan nama koneksi Telkomnet, perhatikan gambar 4.10.
Gambar 4.10 Shortcut Telkomnet sudah ditampilkan di desktop

      Jika kamu melakukan koneksi ke telkomnet instan caranya adalah klik dua kali ikon Telkomnet pada desktop, maka akan ditampilkan kotak dialog seperti pada gambar 4.11.
Gambar 4.11 Kotak dialog Connect Telkomnet

      Ketikkan kembali telkom pada kotak isian Password, agar kamu tidak harus berkali-kali mengetik password pada saat lain waktu. Klik saja bagian Save this user name and password for the following users.
      Selanjutnya, untuk melakukan koneksi klik tombol Dial, maka akan muncul kotak dialog seperti pada gambar 4.12 sebagai tanda sedang dilakukan proses koneksi.
Gambar 4.12 Kotak dialog Connecting Telkomnet

      Tunggu beberapa saat, jika sudah terhubung dengan internet maka kotak dialog tersebut akan hilang dan kamu dapat melihat tanda Connect pada taskbar sebelah kanan seperti pada gambar 4.13.
Gambar 4.13 Tanda sudah terhubung dengan internet

      Setelah komputer kamu terkoneksi dengan internet, selain muncul Ikon komputer pada taskbar, ditampilkan juga web seperti pada gambar 4.14. Web yang ditampilkan pada saat pertama kali koneksi, tergantung kepada setting defaultnya.
Gambar 4.14 Tampilan salah satu web setelah koneksi dengan internet

      Untuk mengakhiri koneksi dengan internet, caranya adalah klik kanan ikon komputer pada taskbar, lalu klik Disconnect. Perhatikan gambar 4.15, ikon komputer pada taskbar akan menghilang sebagai tanda komputer sudah discconnect.
Gambar 4.15 Melakukan disconnect dengan internet

      Untuk melakukan koneksi lain waktu, klik saja dua kali Ikon Telkomnet pada desktop atau mengklik dua kali ikon Internet Explorer. Untuk selanjutnya, akan langsung ditampilkan kotak dialog Dial-up Connection, untuk melanjutkan proses koneksi, klik tombol Connect.
Gambar 4.16 Kotak dialog Dial-up Connection


C. MEMPERCEPAT AKSES INTERNET

      Ketika kita menggunakan internet, kita sering kali merasa jengkel karena kecepatan komputer kita untuk mengakses internet (download, email, membuka situs, dan lain-lain) sangat lambat. Padahal, semakin lama kita menggunakan internet, semakin besar biaya yang akan dikeluarkan. Untuk mempercepat akses internet, ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, yaitu:
1. Men-setting browser kita, caranya adalah klik menu Tools, pilih Internet Option, selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog Internet Options seperti pada gambar 4.17
2. Klik tab general, pada opsi Temporary Internet Files, klik setting, lalu geser slidernya. Hal itu untuk membuat tempat penyimpanan sementara (cache) ketika membuka web dan sebaiknya sekitar 5% dari harddisk.
Gambar 4.17 Kotak dialog internet options-tab general

3. Menggunakan openDNS, jika ingin menggunakan cara ini sebelumnya kita harus mendaftar dulu ke www.openDNS.com. Selanjutnya ikuti cara berikut :
a. Klik Start, masuk ke Control Panel, pilih dan klik Network Connections
b. Selanjutnya pilih koneksinya dan klik Properties
c. Pilih TCP/IP pada bagian Internet Protocol dan klik Properties
d. Masukkan angka 208.67.222.222 dan 208.67.220.220 pada opsi DNS
e. Restart kembali komputermu.

4. Menggunakan Google Web Accelerator, caranya ialah dengan menginstalasi program tersebut, selanjutnya Google Web Accelerator akan memunculkan ikon kecil di atas browsermu dan ikon tray di pojok bawah layar monitor.


D. KECEPATAN AKSES INTERNET

      Pada saat kamu mengakses internet, seperti mengirim email, membuka website, mendownload dan aktivitas lainnya, sebenarnya saat itu sedang terjadi transfer data. Proses tersebut tentu membutuhkan waktu. Umunya pengguna internet menginginkan agar transfer data dilakukan secepat mungkin.
      Kecepatan transfer data di internet dinyatakan dalam byte per second (bps), hal ini menyatakan berapa bit data yang dapat dipindahkan dari komputer satu ke komputer lain dalam setiap detik. Berikut ini beberapa komponen yang mempengaruhi kecepatan akses atau transfer data di internet.
1. Bandwidth
2. Backbone
3. Server proxy
4. Keamanan data
5. Spesifikasi komputer

1. Bandwidth
      Bandwidth adalah ukuran yang menyatakan banyaknya data yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu tertentu. Bandwidth dapat digunakan untuk mengukur aliran data analog maupun digital. Namun umumnya sekarang kata bandwidth digunakan untuk mengukur aliran data digital. Semakin besar bandwidth yang dimiliki sebuah ISP misalnya, maka kecepatan akses internet akan semakin tinggi.
2. Backbone
      Backbone yaitu saluran utama koneksi antara ISP dengan internet. Dikarenakan membutuhkan dana yang cukup besar untuk membangun sebuah backbone. Maka kebanyakan ISP menyewanya dari perusahaan lain. Alternatif lain adalah membangun backbone dan menggunakannya secara bersama-sama. Namun resikonya akan memperlambat kecepatan masing-masing ISP.
3. Server Proxy
      Server Proxy yang ada di ISP berfungsi untuk menyimpan halamanhalaman situs web yang sering dikunjungi para pelanggan sehingga jika salah satu pelanggan ingin mengunjungi situs web favoritnya tidak perlu terhubung ke server web tersebut tapi cukup terhubung langsung dengan server proxy ISP. Dengan demikian akan menghemat penggunaan bandwidth, sehingga kecepatan akses akan semakin tinggi.
4. Keamanan data
      Sebuah ISP dalam melakukan pengamanan data terutama keamanan transaksi online selalu menggunakan firewall untuk mengantisipasinya. Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap kecepatan transfer data, terutama saat upload dan download.
5. Spesifikasi komputer
      Spesifikasi komputer yang kita gunakan sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan akses internet. Baik jenis prosesornya, RAM, besarnya harddisk, dan perangkat lainnya. Jika kita ingin memperoleh kecepatan yang tinggi pada saat mengakses internet, gunakan komputer dengan spesifikasi sebaik mungkin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 8. Surat Elektronik